Minggu, 13 Oktober 2019

Kebutuhan Pengguna Desain Pemodelan Grafik


 Sekilas Desain Grafis dalam Sejarah Indonesia

          Untuk mengetahui kapan persisnya desain grafis masuk Indonesia, cara paling gampang adalah dengan menelaah lagi sejarah, yaitu kapan pertama kali mesin cetak didatangkan ke Indonesia. Ternyata, pada tahun 1659 M mesin cetak sudah masuk ke Indonesia. Ketika mesin cetak sudah masuk ke Indonesia, tentu saja pekerjaan desain grafis sudah mulai diperlukan. Karena jika ada proses cetak mencetak, maka sudah tentu melibatkan keahlian, pengalaman, serta pengenalan font dan layout. Dan itu, tentu saja adalah tugas seorang desainer grafis.

Pada awal abad 20, berbagai macam iklan mulai banyak ditemui di media cetak. Tentang perkebunan, kebutuhan keluarga, sepeda, baju bedak, rokok, obat-obatan dan lain-lain. Disusul kemudian iklan-iklan jasa, seperti kursus menjahit, reparasi dan lain-lain.

Designer Grafis dan teknologi

Saat ini merupakan sebuah keharusan bagi seorang desainer grafis untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Berpindah dari zaman yang menggunakan  penggaris, jangka, spidol, rapido, kuas, gunting, lem dan peralatan manual lainnya ke zaman dimana semua itu ada di dalam satu aplikasi yg dapat membantu para designer untuk tetap menyalurkan kreativitasnya. 
         
          Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe Indesign, CorelDraw, GIMP, Inkscape, Adobe Freehand, dan Adobe Image Ready, Adobe Dreamweaver, Microsoft Frontpage, Notepad, juga Adobe Photoshop. Untuk kepentingan audio-visual, ada Adobe After Effect, Adobe Premier. Itu semua merupakan beberapa contoh dari aplikasi yg dapat memudahkan para designer dalam bekerja

berikut adalah bagaimana agar seorang desainer grafis dapat muncul ke permukaan zaman dan terus dapat  berkreativitasnya dengan baik :



  1. harus bisa menyesuaikan diri di setiap project dengan baik
  2. kuasai software grafis menjadi sangat penting namun menggambar manual bisa menambah poin lebih di mata orang lain
  3. selalu bersemangat dalam mengerjakan project
  4. koleksi inspirasi
  5. ikut dalam komunitas


Berikut Kebutuhan Kemampuan Desain Grafis dalam aplikasi website atau desain grafik

1) Lapangan Pekerjaan - Biro Iklan (Advertising Agency)

Sebagai desainer grafis di advertising agency, kamu akan terlibat dalam proses pembuatan iklan terutama iklan media cetak. Proses perancangan iklan memerlukan proses yang cukup panjang mulai dari briefing dari klien, brainstorming, perancangan konsep kreatif, eksplorasi visual hingga eksekusi iklan yang membutuhkan kreativitas dan teamwork yang tinggi.

2) Lapangan Pekerjaan - Studio Desain (Creative Studio)

Lapangan pekerjaan bagi desainer grafis salah satunya adalah creative studio atau studio desain grafis. Bekerja di creative studio, kamu akan banyak mendesain berbagai macam media periklanan seperti brosur, katalog, poster, majalah, logo (brand identity), undangan, dan sebagainya. Biasanya, suasana kerja di creative studio sangatlah casual alias tidak formal. Jadi, kamu bisa bekerja dengan pakaian santai seperti kaos oblong misalnya.

3) Lapangan Pekerjaan - Branding Agency

Bekerja di perusahaan branding agency terbaik menjadi impian bagi sebagian besar desainer grafis, terutama mereka yang jago mendesain logo. Selain kemampuan merancang desain logo (corporate identity), kamu akan banyak membuat desain stationery kitmarketing kitbrand identity manual guidesign system, dan lainnya.

4) Lapangan Pekerjaan - Percetakan

Percetakan banyak kamu temukan di setiap sudut kota. Artinya, lapangan pekerjaan buat desainer grafis itu terbuka luas. Setiap percetakan pasti membutuhkan tenaga desain grafis untuk merancang desain brosur, undangan, kartu nama, kop surat, dan sejenisnya. Meski banyak juga percetakan yang tidak menerima jasa desain alias hanya menerima desain yang sudah jadi, lalu tinggal dicetak.

5) Lapangan Pekerjaan - Web Desain

Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana Isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server.

6) Lapangan Pekerjaan - Media Massa

Tertarik bekerja sebagai desainer grafis? Buat kamu yang mau jadi desainer grafis, bekerja di media massa baik cetak maupun online bisa menjadi pilihan yang sangat bagus. Media massa itu misalnya surat kabar, majalah, stasiun televisi, stasiun radio, dan media berita online. Asyiknya bekerja di media massa, suasana kerja tidak terlalu formal dan umumnya pakaian yang dikenakan cenderung casual namun tetap rapi.

7) Lapangan Pekerjaan - Perusahaan Umum

Nah, kalau yang ini lapangan pekerjaan bisa perusahaan atau lembaga apa saja dan tidak berkaitan langsung dengan dunia kreatif. Misalnya perusahaan makanan, bank, asuransi, otomotif, klinik kecantikan, rumah sakit, instansi pemerintah, dan masih banyak lainnya. Wah, ternyata luas kan sob, lapangan pekerjaan buat desainer grafis.

8) Lapangan Pekerjaan - Penerbit

Bekerja di penerbit buku atau media lainnya, kamu akan lebih banyak berhadapan dengan teks yang sangat panjang dengan jumlah halaman yang cukup banyak. Untuk itu, kamu perlu punya kreativitas lebih dalam merancang layout buku dan harus betah melihat teks selama berjam-jam lamanya.

Dalam merancang layout buku, kamu harus pintar memilih jenis huruf (font) yang pas agar tulisan mudah dibaca dan menata paragraf yang menarik agar orang tidak cepat lelah membaca. Selain itu, kamu dituntut untuk bisa merancang desain cover atau sampul buku yang unik dan menarik.


https://idseducation.com/articles/lima-kategori-dalam-desain-grafis/
https://fachmycasofa.com/memahami-dunia-desain-grafis-dan-peran-desainer-grafis-dalam-industri-kreatif/
https://www.bitebrands.co/2016/05/lapangan-lowongan-pekerjaan-buat-desainer-grafis-terbaru.html

0 komentar:

Posting Komentar